Angkringan Mie Debar, Duo Jaksa Cakep yang Bikin Hati Pembeli Berdebar

Angkringan Mie Debar Jaksa

Angkringan Mie Debar Jaksa

Kabarkita, Kabupaten Dompu- Kabupaten Dompu kini sudah semakin ramai saja dengan kehadiran lesehan dan angkringan yang berjejer di Taman Kota dan pinggir jalan. Mulai dari yang hanya sekedar menjajakan kopi hangat dan mie rebus, hingga kuliner berat seperti nasi dan aneka olahan mie dan bakso.

Melewati perempatan Kodim ke arah timur, terdapat beberapa lesehan di kanan dan kiri jalan. Ada yang menjajakan jagung bakar, bubur kacang hijau, bakso, dan ada satu lagi yang menarik yaitu Angkringan Mie Debar.

Tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri Dompu, angkringan ini terparkir rapi di atas trotoar jalan. Jejeran meja dan karpet lesehan pun terhampar di sepanjang trotoar depan kantor kejaksaan.

Eitsss…….Tapi jangan salah, karena ternyata pemilik Angkringan Mie Debar ini  bukanlah orang salah-salah. Jualannya saja di depan kantor kejaksaan, yang jelas para pemilik atau penjual Angkirngan Mie Debar ini ada hubungannya dengan kantor kejaksaan.

Yup….. betul sekali.

Pemilik dan penjual Angkringan Mie Debar adalah dua pegawai Kantor Kejaksaan Negeri Dompu. Akbar adalah pegawai kejaksaan yang kesehariannya bertugas di pidana umum, sementara rekannya Ade merupakan pegawai kejaksaan yang bertugas di intel Kejaksaan Negeri Dompu.

Duo jaksa yang ganteng-ganteng dan masih jomblo ini ternyata telah merencanakan usaha angkringan ini sejak dua tahun lalu. Ide awalnya sih dari Akbar, jaksa yang sudah lima tahun bertugas di Kabupaten Dompu. Namun karena tak memiliki rekan yang se-ide dan se-selera serta bisa diajak buka usaha angkringan, niat Akbar pun diurungkan.

Tapi ia tidak tinggal diam, di asrama kejaksaan, Akbar mulai mencoba berbagai menu dan resep masakan yang kemudian ia tawarkan pada teman-temannya untuk dicicipi, “alhamdulillah, masakan saya disukai teman-teman saya di mess hingga semakin memotivasi saya agar masakan saya bisa juga dinikmati oleh orang banyak” cerita Akbar.

Hingga pada awal tahun 2015, Ade datang bertugas di Kantor Kejaksaan Negeri Dompu.

Keduanya pun mulai berbagi resep masakan bahkan adu masak di dapur mess kejaksaan. Karena keduanya memiliki hobi yang sama, yaitu masak dan makan, Akbar dan Ade mulai mendiskusikan peluang untuk membuka usaha kuliner kecil-kecilan di Kabupaten Dompu.

“Kami keliling seputaran Kota Dompu dan melihat apa saja yang dijajakan orang di pinggir jalan, dari keliling-keliling itu kami bisa tahu apa saja yang belum banyak orang jual di Dompu.  Setelah itu kami putuskan untuk membuka usaha Angkringan Mie Debar ini” kisah Ade.

Pemilihan nama atau brand Mie Debar itu sendiri bukanlah perkara mudah, karena menurut Ade dan Akbar butuh waktu berhari-hari untuk berkhayal sambil memandangi bintang demi sebuah nama atau brand yang tepat untuk usaha mereka.

“Kebetulan selera kita sama yaitu masakan pedas berselera dengan seafood, jadi kami memikirkan sebuah nama atau brand yang cocok dengan menu spesial yang akan kami sajikan nantinya. Nah… kebetulan tercetus begitu saja kata “Debar” yang pada awalnya hanya coba-coba merangkai nama kami berdua yaitu Ade dan Akbar”, tutur Akbar.

Oh, ternyata kata Debar itu berasal dari rangkaian dua nama pemiliknya yaitu Ade dan Akbar.

Terus bagaimana dengan menu yang disajikan dan modal awal usaha?

Sangking seriusnya ingin membuka usaha bersama, kedua jaksa muda ini bahkan rela patungan modal yang disisihkan dari gaji bulanan mereka sebagai jaksa, Kata Ade, mumpung jomblo dan  pengeluaran untuk pasangan hidup belum ada, apa salahnya berwirausaha sambil mengisi waktu luang sepulang kerja kantoran.

“Bingung juga kalau malam nggak ada kerjaan, jadinya usaha ini sangat membantu mengisi kekosongan waktu kami sembari menyalurkan hobi dan bisa dapat banyak teman” ujarnya.

Dibuka pada awal Ramadhan tahun 2016, kini usaha angkringan duo jaksa ini semakin ramai diburu para pemburu kuliner bercita rasa tinggi. Bahkan, sangking ramainya, para pembeli rela antri untuk mendapatkan pesanan mereka yang langsung dibuat dan disajikan oleh dua jaksa berperawakan atletis tersebut.

“Kalau menu utama kami adalah mie dengan pilihan rasa pedas tergantung pembeli, makanya slogan Mie Debar kami adalah Mie Debar, pedasnya suka-suka” jelas Akbar.

“Dan Alhamdulillah saat ini kami sudah memiliki banyak pelanggan tetap, yang setiap beberapa hari sekali bahkan setiap hari datang membeli mie debar buatan kami” tambah Akbar.

Memang betul saja, saat awak media Kabarkita menyambangi Angkringan Mie Debar ini, terlihat ada seorang pembeli wanita yang rela menunggu sedari sore hingga menjelang tengah malam hanya untuk memesan beberapa bungkus mie debar. Kendati sejak awal pesanannya sudah dibuat dan diserahkan, tetap saja pelanggan setia itu rela berdiri dekat gerobak mie, memperhatikan duo jaksa ganteng yang rupanya kini menjadi alasan kenapa ia harus datang membeli mie debar itu setiap hari.

Lantas apakah aktivitas menjual mie yang berlangsung hingga larut malam ini tidak mengganggu pekerjaan utama mereka sebagai jaksa?

Dengan tegas duo jaksa Mie Debar ini menjawab, bahwa pekerjaan mereka sebagai pegawai kejaksaan adalah yang paling utama.

“Pekerjaan kami kan adalah sebagai pegawai kejaksaan, usaha kami ini hanyalah penyaluran hobi dan mengisi waktu luang saja. Seperti kemarin, selama satu minggu kami sibuk dengan pekerjaan kami sebagai pegawai kejaksaan di kantor, ya kami libur jualan” terang Ade.

Lantas sampai kapan kedua jaksa ini akan bertahan dengan usaha mereka?

Menurut Ade dan akbar, selama mereka masih ditugaskan di Kabupaten Dompu, mereka akan tetap berjualan Mie Debar. Bahkan menurut Akbar, jika masih lama mereka di Kabupaten Dompu, mereka akan mengembangkan usaha Angkringan Mie Debar mereka menjadi warung atau restoran.

“Tapi kalau salah satu dari kami pindah ya namanya mungkin bukan Mie Debar lagi, tapi akan berubah menjadi gabungan nama partner usaha berikutnya” ujar keduanya sambil tertawa ringan.

Kini usaha angkringan dua jaksa muda ini sudah semakin dikenal luas masyarakat Kabupaten Dompu, terutama yang bermukim di Kecamatan Dompu dan Kecamatan Woja. Disamping masakannya yang memang enak, harga Mie Debar buatan mereka sangat terjangkau dibandingkan dengan cita rasa yang serupa di restoran-restoran besar ibu kota.

Ingin mencoba bagaimana lezatnya Mie Debar buatan duo jaksa ganteng? Datang dan coba saja sendiri di depan Kantor Kejaksaan Negeri Dompu setiap malam sehabis isya’ hingga jam 12 malam.

(Visited 172 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

       © 2015| Kabarkita.info| Redaksi| Pasang Iklan| Privacy Policy