Delapan Stand INOVASI di Pameran Pendidikan Kabupaten Bima

Tempat pelaksanaan pameran Pendidikan

Kabarkita, Kabupaten Bima – program kemitraan Pemerintah Australia – Indonesia dalam bidang pendidikan yang terkait dengan literasi dan numerasi, Inovasi Pendidikan Anak Indonesia (INOVASI), mengikuti kegiatan Pameran Pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima. Ada delapan Stand INOVASI yang akan memeriahkan Pameran Pendidikan yang akan diselenggarakan dihalaman depan Kantor Bupati Bima itu, delapan stand tersebut akan diisi oleh delapan sekolah yang menjadi binaan INOVASI Kabupaten Bima

Delapan sekolah binaan INOVASI itu adalah, Sdn 1 Sila, SDIT Wihdatul Ummat, SD Inpres kalampa 1, SD Inpres Samili 1 , SD Inpres samili 2, sdn Doridungga, SDN Nonto tera, SDN Sarae Me’e.

Sementara yang akan ditampilkan didalam stand adalah hasil karya INOVASI melalui Fasda Guru Baik dan Fasda Gembira disekolah sekolah yang menjadi binaan INOVASI. Hasil inovasi dan karya itu antara lain, Bambu Perkalian (Baper), Jimat, Botol Ajaib, Kotak Ajaib, dll, semuanya itu merupakan methode pembelajaran yang ditemukan Fasda Guru Baik dan Fasda Gembira untuk mempermudah siswa dalam memahami pelajaran terutama yang terkait dengan literasi dan numerasi.

Rencananya kegiatan ini akan berlangsung selama 5 hari, mulai dari tanggal 26 April hingga tanggal 30 April 2018. Selain Pameran Pendidikan, masih banyak lagi kegiatan lain yang dihelat Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima, diantaranya adalah Lomba Cerdas Cermat, Pawai Budaya, lomba literasi dan numerasi, dll.

Bagi  guru dan siswa yang ingin belajar methode baru yang ditemukan oleh Team INOVASI, 5 hari kedepan merupakan moment emas untuk menyerap ilmu pengetahuan dari stand stand INOVASI yang ada.

INOVASI merupakan program kerjasama Pemerintah Australia dengan Indonesia dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan didaerah daerah yang kemampuan Numerasi dan Literasi siswanya masih rendah. Di NTB sendiri, Program INOVASI menjamah enam Kabupaten yaitu Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.

Guna mensukseskan Program INOVASI, direkrutlah sejumlah tenaga pendidik atau pihak pihak yang bisa mendukung kelancaran Program INOVASI untuk menjadi Fasilitator Daerah (Fasda). Di NTB sendiri sudah ada 4 Fasilitator Daerah yang sudah berkontribusi bagi Program INOVASI, Fasda-fasda itu adalah Fasda Guru Baik dan Fasda Gembira yang menjadi inovator dan inisiator program hingga mampu diaplikasikan pada proses pendidikan disekolah-sekolah binaan INOVASI. Fasda Mers, yang menangani riset dan evaluasi jalannya program, Fasda Coms yang membantu mendokumentasikan serta mempublikasikan kegiatan serta capaian-capaian dari kerja Fasda Guru Baik dan Fasda Gembira, dengan harapan kelak methode -methode temuan INOVASI ini mampu ditularkan pada guru dan sekolah lain selain yang menjadi binaan Program INOVASI. (K2 01)

(Visited 73 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

       © 2015| Kabarkita.info| Redaksi| Pasang Iklan| Privacy Policy