Kota Bima Akan Punya Sister City di Filipina

Budi Kuncoro, Direktur Oxfam Indonesia

Budi Kuncoro, Direktur Oxfam Indonesia

Kabarkita, Kota Bima – Ada kabar baik yang disampaikan Pimpinan Oxfam Indonesia, Budi Kuncoro saat memberikan sambutannya pada peluncuran Program Kota Bima Tangguh Bencana,  Senin (10/10) di Kelurahan Sarae, Kota Bima.

Bahwa pada tanggal 17 hingga 20 Oktober 2016, Walikota Bima beserta sejumlah pejabatnya akan diundang Oxfam Indonesia ke Kota Marikina, Filipina.

Undangan itu terkait rencana Oxfam menjadikan Marikina City sebagai Sister City nya Kota Bima.

Sister City atau Kota bersaudara, adalah istilah lain dari Twin City atau Partnership City yang biasa dikenal di beberapa belahan dunia.

Namun untuk kawasan Asia, Amerika dan Eropa, kerjasama antara dua kota atau lebih ini biasa dikenal dengan Sister City atau Twin City.

Tujuannya, agar mempermudah terjadinya transformasi ilmu pengetahuan, peningkatan kerjasama dibidang ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain.

Biasanya, Sister City ini terbentuk atas dasar kesamaan karakteristik wilayah, visi pengembangan kota dan sebagainya.

Dengan adanya undangan kunjungan Pemerintah Kota Bima ke Marikina City, kedua pemerintah kota beda negara ini diharap bisa saling bertukar ilmu dan pengalaman hingga bisa menjadi Sister City.

“Harapan kita, Kota Bima dan Kota Marikina di Filipina bisa menjadi Sister City terutama dalam hal tangguh bencana. Selain itu bisa menyepakati langkah-langkah kebutuhan diwaktu yang akan datang yang dapat bermanfaat bagi kedua kota”, harap Budi.

Dalam sambutannya itu juga, Budi Kuncoro menjelaskan alasan mengapa Kota Bima selalu diundang ke berbagai negara dunia oleh Oxfam.

“Karena Kota Bima ini secara nasional sudah menjadi contoh baik kemitraan antara pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)”, jelasnya.

Bentuk kerjasama yang baik itu menurut Budi, dengan dilaluinya seluruh proses kegiatan bersama-sama dengan LSM. Mulai dari proses perencanaan, sharing SDM hingga sharing budgeting bagi suksesnya pelaksanaan program.

“Hal ini terjadi karena kuatnya kepemimpinan di Kota Bima dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari pemimpinnya, hingga mampu mensukseskan sebuah program”, ungkap Budi Kuncoro.

Selain akan memiliki Sister City, Kota Bima juga telah menjadi pioner program Kota Tangguh Bencana di Indonesia.

(Visited 67 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

       © 2015| Kabarkita.info| Redaksi| Pasang Iklan| Privacy Policy