Lima Program Baznas Kota Bima dari Setoran Zakat

Ketua Baznas Kota Bima , H A Bakar Haris, M.Ap

Kabarkita, Kota Bima – Baru baru ini Rakyat Indonesia dihebohkan dengan rencana Pemerintah Republik Indonesia memanfaatkan dana zakat bagi pembangunan infrastruktur. Pro dan kontra pun bermunculan dari masyarakat menanggapi rencana tersebut, ada yang menganggapnya itu sebagai sebuah keharusan bagi pemerintah untuk mengatur dana ummat, namun ada yang tidak setuju dengan berbagai macam alasannya.

Di Kota Bima sendiri, masalah pemanfaatan dana zakat ternyata sudah memiliki pengaturan dan pemanfaatan tersendiri. Sesuai dengan peruntukan dan tuntunan dalam agama islam yang mengatur tentang zakat, bahwa zakat harus diperuntukan bagi orang orang Fakir, Miskin, Muallaf, Riqab, Gharimin, Fi Sabilillah dan Ibnu Sabil.

“Penyaluran bagi para penerima zakat itupun kami telah menyusun Rencana Strategis Lima Tahunan”, ungkap H A Bakar Haris, M.Ap, Ketua Baznas Kota Bima di ruang kerjanya, lantai satu Masjid Al Muwahidin Bima.

Dalam Renstra itupun terdapat lima program jitu Baznas agar zakat yang terkumpul dapat teraalurkan dengan baik bagi para penerimanya.

Pertama adalah, Baznas Kota Bima Makmur. Baznas Kota Bima Makmur ini merupakan program baznas yang ditujukan bagi pembangunan dan pengembangan ekonomi mikro bagi masyarakat penerima zakat. Akan ada 70 kelompok usaha yang akan menerima zakat melalui program Baznas Kota Bima Makmur ini, dari 70 kelompok itu akan menaungi sekitar 700 orang oenerima zakat lainnya.

“Untuk program ini sudah berjalan sejak tahun lalu”, lanjut A Bakar Haris.

Kedua, Baznas Kota Bima Sehat. Permasalah kesehatan juga menjadi issue yang menarik beberapa minggu terakhir ini. Tapi sebenarnya, jika ada masyarakat penerima zakat di Kota Bima yang memiliki masalah dengan pembiayaan kesehatan, bisa hubungi kantor Baznas Kota Bima untuk meminta bantuan.

“Kalau untuk pembiayaan kesehatan dalam kota, kami sediakan bantuan 500 ribu rupiah, kalau pengobatan harua keluar daerah, bisa sampai 1 juta setengah”, jelas H.A. Bakar Haris.

Ketiga, Baznas Kota Bima Cerdas, pada program ini, Baznas Kota Bima memberikan bantuan bea siswa bagi siswa yang mau dan mampu menghafal Al-qur’an.

Keempat, Baznas Kota Bima Berdakwah, yaitu program yang mengalokasikan bantuan bagi kegiatan dakwah dan bantuan Al-qur’an serta iqra’.

Kelima, Baznas Kota Bima Perduli, sebuah program yang diperuntukkan bagi fakir miakin yang ada ditiap kelurahan. Satu kelurahan akan ada sekitar 250 fakir miskin yang mendapatkan bantuan Baznas ini, setiap fakir miskin akan dibantu dengan uang senilai 100 ribu rupiah.

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

       © 2015| Kabarkita.info| Redaksi| Pasang Iklan| Privacy Policy